Makna dan Sejarah Hari Ibu di Indonesia
Dalam lingkup keluarga dan lingkungan sosial, ibu memegang peranan sentral sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter dan moral generasi muda. Sebagai sosok yang sering disebut sebagai "madrasah pertama", ibu memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai etika, kasih sayang, dan kejujuran kepada anak-anaknya sejak dini. Selain menjaga keharmonisan rumah tangga, peran ibu juga meluas ke lingkungan masyarakat melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti PKK dan Posyandu. Kehadiran ibu di tengah masyarakat menjadi perekat hubungan antar-tetangga dan agen yang menggerakkan peningkatan kesejahteraan serta kesehatan lingkungan secara swadaya.
Lebih jauh lagi, ibu memiliki kontribusi strategis bagi bangsa dan negara sebagai pencetak sumber daya manusia yang berkualitas untuk masa depan. Kualitas sebuah bangsa di masa depan sangat bergantung pada pola asuh dan pendidikan yang diberikan oleh seorang ibu dalam mencetak generasi yang cerdas, berintegritas, dan cinta tanah air. Saat ini, peran ibu tidak lagi hanya terbatas pada ranah domestik, tetapi telah merambah ke sektor publik, ekonomi, dan kepemimpinan nasional. Perempuan yang berdaya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga dan nasional, serta menjadi agen perubahan yang esensial dalam menjaga stabilitas sosial demi kemajuan Indonesia.
Selamat Hari Ibu.